Tampilkan postingan dengan label Asal Usul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal Usul. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2012

Inilah Asal Usul Mudik Di Indonesia

Mungkin sebagian dari kita sebenarnya belum tahu pasti kapan sebenarnya kata "mudik" itu berasal sehingga bisa menjadi kata-kata yang sering di ucapkan oleh orang Indonesia ketika hendak menjelang lebaran. Karena itulah kali ini kami akan posting artikel tentang sejarah atau asal-usul mudik di Indonesia, semoga bisa menambah wawasan Anda sekalian.

Istilah mudik sudah banyak dikenal orang berasal dari akar kata ‘udik’ yaitu kampung atau desa yg lawan katanya adalah kota. Ini seperti istilah arab ‘ badui’ sebagai lawan dari kata hadhory. Sehingga dengan sederhana bisa diambil kesimpulan bahwa mudik, adalah kembali ke kampung halaman. Sampai disinilah istilah mudik ini dipahami banyak orang, dan memang itu sudah cukup tepat menggambarkan fenomena yang ada di hadapan kita.

Struktur tatanan kata ‘mudik’ sebenarnya sangat tidak aneh dalam bahasa arab. Mereka yang sempat belajar bahasa arab insya Allah akan mudah merasakan bahwa kata ‘mudik’ sangat mungkin berasal dari bahasa arab. Selintas kata mudik akan bisa dikategorikan dalam ism fa’il untuk kata dengan wazan (tata susun) af-‘a-la. Seperti istilah ‘murid’ yang jelas dari bahasa arab, dari kata arooda – yuriidu , sehingga murid berarti “ orang yang menginginkan (sesuatu)” dalam hal ini tentu saja menginginkan ilmu. Nama Tokoh HAM yang gugur “ Muniir”, juga jelas berasal dari kata anaaro-yuniiru, yang arti yang memberikan cahaya atau yang menerangi. Nah, dengan demikian kata ‘mudik’ juga –bisa jadi- berasal dari turunan bahasa arab juga. Apalagi kalau kita hubungkan dengan sejarah bahasa arab, pendatang arab yang sudah mendarah daging di Indonesia turun menurun. Belum lagi banyaknya kata-kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari serapan bahasa arab, rasa-rasanya kesimpulan sederhana itu tidak sepenuhnya asal-asalan. Insya Allah.

Mudik dari akar kata “ adhoo-a” yang berarti “ yang memberikan cahaya atau menerangi”
Ini bisa dipahami dengan mudah, bahwa mereka para pemudik itu secara khusus memberikan ‘cahaya’ atau menerangi kampung-kampung halaman mereka.

Mudik dari akar kata “ Adhoo-‘a”, yang berarti “ yang menghilangkan “
Selanjutnya, mudik berasal dari bahasa arab yang berarti : orang yang menghilangkan. Hal ini juga akan mudah kita tangkap, bahwa mereka pemudik itu adalah orang-orang perantauan yang dipenuhi beban perasaan kerinduan, dan kesedihan karena jauh dari orangtua, keluarga atau kampung halamannya. Karenanya mereka melakukan aktifitas mudik , dalam rangka ‘menghilangkan’ semua kesedihan tersebut.

Mudik dari akar kata “ adzaa-qo” yang berarti “ yang merasakan atau mencicipi “
Orang yang mudik ke kampung halaman pastilah mereka yang ingin kembali ‘merasakan dan mencicipi’ suasana kampung tempat kelahiran.

Akhirnya, istilah mudik dari manapun asalnya, sesungguhnya tetap bisa kita perluas dan selami maknanya dari ‘versi’ padanan kata bahasa arabnya. Mungkin banyak lagi padanan kata arab yang bisa anda semua mencarinya, kali ini saya mencukupkan dengan tiga hal di atas.

Itulah asal usul kata Mudik di Indonesia, semoga menambah wawasan Anda.
READ MORE >>>

Jumat, 24 Februari 2012

Asal Usul Becak!

Asal-usul becak diyakini berawal dari kendaraan serupa yang pertama kali beroperasi di Jepang yaitu jinrikisha (人力車, 人 jin = manusia, 力 riki = daya atau tenaga, 車 sha = kendaraan) sekitar tahun 1868 saat restorasi Meiji. Kata "jinrikisha" mulai masuk dalam kamus Oxford English Dictionary tahun 1887.



Foto: Bangsawan wanita Jepang naik jinrikisha sesuai yang digambarkan 
Arnoldus Montanus dalam bukunya tahun 1669

Siapakah yang diakui menjadi penemu kendaraan bertenaga manusia ini masih terdapat perbedaan pendapat.

Sumber pertama.
Jinrikisha (atau rickshaw: Cina) ditemukan oleh Albert Tolman, seorang pandai besi dari Amerika tahun 1848 di Worcester, Massachussets, untuk kepentingan pekerjaannya sebagai misionaris.

Sumber kedua.
Seorang misionaris Amerika di Jepang, Jonathan Scobie membuat rickshaw sekitar tahun 1869 sebagai alat transportasi bagi istrinya yang menyandang cacat.

Suatu saat dia berpikir bagaimana cara istrinya yang kakinya cacat bisa ikut berjalan-jalan? Tentu diperlukan sebuah kendaraan. Kendaraan itu, pikirnya, tidak usah ditarik kuda karena hanya untuk satu penumpang saja. Kemudian ia mulai menggambar kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Orang-orang Jepang yang melihat kendaraan pribadi ditarik manusia itu menamakannya jinrikisha. Penarik jinrikisha biasanya diberi upah tiap minggu. Lama-lama, jinrikisha menarik perhatian masyarakat Jepang, khususnya para bangsawan.



Foto: Japanese rickshaws 1897
Sumber ketiga
Orang-orang Jepang percaya bahwa jinrikisha diciptakan oleh tiga orang: Izumi Yosuke, Suzuki Tokujiro, dan Takayama Kosuke pada tahun 1868, terinspirasi pada penggunaan kuda penarik kereta yang populer lebih dahulu. Sejak tahun 1870, pemerintah Jepang mengeluarkan ijin produksi serta penjualan jinrikisha bagi tiga penemu ini. Sejak 1872 ada sekitar 40.000 jinrikisha beroperasi di Tokyo (Powerhouse Museum, 2005; The Jinrikisha story, 1996).

Becak di Indonesia


Foto: Becak Siantar, Sumatera. Lazim dipanggil Bentor


Di Indonesia, kata "becak" kemungkinan besar diambil dari dialek Hokkien: be chia "kereta kuda". Di Indonesia ada dua jenis becak yang lazim digunakan:

* Becak dengan pengemudi di belakang. Jenis ini biasanya ada di Jawa.
* Becak dengan pengemudi di samping. Jenis ini biasanya ditemukan di Sumatra seperti Bentor, dan lainnya.



Foto: Becak khas Yogyakarta.
Satu-satunya kota di Indonesia yang secara resmi melarang keberadaan becak adalah Jakarta. Becak dilarang di Jakarta sekitar akhir dasawarsa 1980-an. Alasan resminya antara lain kala itu ialah bahwa becak adalah "eksploitasi manusia atas manusia". Penggantinya adalah, ojek, bajaj dan Kancil. 
Selain di Indonesia, becak juga masih dapat ditemukan di negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Vietnam dan Kuba. Di Singapura, becak kini hanyalah sebuah alat transportasi wisata saja.
Foto: Ricsha di pecinan, Los Angeles 1938
Foto: Cycle rickshaw di Beijing
Foto: Di Manila disebut trisikad







READ MORE >>>

Rabu, 22 Februari 2012

DI BALIK TOPENG RAJA TUTANKHAMUN TERNYATA CACAT DAN BERJALAN MEMAKAI TONGKAT

Penemuan yang mengejutkan diungkapkan hari ini oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Dr ahli barang antik Mesir Zahi Hawass. Mereka mengidentifikasi mumi dari kedua orangtuanya dan kedua kakek-neneknya dengan mempelajari sampel DNA lebih dari dua tahun. Ada kecurigaan kuat bahwa dia dibunuh karena dia memiliki lubang di bagian belakang kepala. Tapi sekarang ini diyakini karena proses mumifikasi dan ilmuwan berpikir penelitian baru menunjukkan dia mati dari komplikasi patah kaki diperburuk oleh malaria .



Para Ilmuwan untuk pertama kalinya dengan bantuan DNA mampu mengidentifikasi tengkorak ini Sebagai ayah Raja Tut Akhenaten (Atas) dan ibu (Bawah) Dan Mereka juga kakak-Adik.

Raja Tut (digambarkan di bawah) milik Dinasti ke-18 raja-raja Mesir selama periode Kerajaan Baru. Silsilah yang rumit seperti ada cukup besar dalam perkawinan antar-keluarganya.


Para Fir’aun percaya Bahwa mereka adalah keturunan dari para dewa dan inses dipandang dapat diterima Sebagai Sehingga dapat Mempertahankan garis keturunan suci. King Tut lahir c.1341 SM. Ayahnya adalah Akhenaten, pertama dikenal sebagai Amenhotep. Ibu Tutankhamun telah dikukuhkan sebagai Mummy KV35YL, adik dari Akhenaten. Tut ibu tiri adalah Nefertiti, istri kepala Akhenaten. Dalam c.1348 SM lahir Ankhesenamun Akhenaten dan Nerfertiti, membuatnya Tut setengah-adik. Pada usia sepuluh Tut menikahinya. Ia meninggal pada usia 19. Ia meninggal pada usia 19.

King Tut telah menarik perhatian dunia sejak makam kunonya ditemukan oleh Dr arkeolog Inggris Howard Carter di Lembah Para Raja pada 1922. Harta di makamnya termasuk sebuah topeng emas bertatahkan lapis lazuli dan semi batu mulia. Desas-desus tentang kutukan muncul setelah dermawan Dr Carter Lord Carnarvon meninggal mendadak beberapa bulan setelah makam dibuka. King Tut dikenal sebagai anak yang ’sesat’ firaun Akhenaten, yang berusaha mereformasi Mesir selama pemerintahannya. Tapi identitas ibunya telah terbungkus dalam misteri – sampai sekarang.


King Tut Ratu Tiye nenek, ibu dari Firaun Akhenaten. di belakangnya kepalanya yang diyakini telah dibuat dari rambutnya sendiri. Itu tidak hancur karena proses mumifikasi dan kondisi kering.


Dua wajah raja Tutankhamun ketika masih kecil.

Namun, pada tahun 2005 Dr Hawass mengumumkan timnya tidak Menemukan Pukulan di belakang kepala, dan lubang itu dari proses mumifikasi. King Tut digantikan oleh imam tinggi Ay selama empat tahun yang juga menikahi janda Ankhesenpamon. Ay diikuti oleh Horemheb pemimpin militer yang berkuasa selama 26 tahun sampai ia menyerahkan kekuasaan untuk Ramses, pendiri dinasti ke-19.

Para peneliti meneliti 16 mumi dari Lembah Para Raja. Mereka mengungkapkan bahwa di balik kemegahan emas di mana mereka hidup, bangsawan Mesir kuno adalah sebagai rentan sebagai petani yang terendah terhadap penyakit.Tiga lainnya selain mumi Tut ulang menunjukkan infeksi malaria dan incest perkawinan hanya memperburuk penyakit mereka. Namun, analisis keluarga Raja Tut spekulasi dibantah keluarganya menderita kelainan langka yang memberikan atribut feminin dan cacat tulang, termasuk Marfan syndrome, kelainan jaringan ikat yang dapat mengakibatkan kaki panjang.

Teori muncul dari gaya artistik dan patung-patung dari periode, yang menunjukkan kerajaan pria dengan payudara menonjol, memanjang kepala dan pinggul melebar. “Ini tidak mungkin bahwa baik Akhenaten Tutankhamun atau benar-benar ditampilkan secara signifikan fisik aneh atau feminin,” kata tim. Salah satu yang paling mengesankan yang tampak mumi yang dipelajari adalah Raja Tut nenek, Ratu Tiye. Dia adalah istri kepala Amenhotep III dan ibu dari ayah King Tut Akhenaten. Dia adalah ratu pertama yang begitu menonjol di samping suaminya di patung dan relief candi.


Setelah 3.000 tahun dan analisis DNA, para ilmuwan telah membuktikan bahwa, dari latar depan ke belakang, ini adalah mumi Raja Tut ibu, nenek, dan ayahnya, Akkenaten.


Antiquities ahli Dr Zahi Hawass (kanan) mengumumkan hari ini di Museum Mesir Kairo Bahwa mumi itu di depannya telah diidentifikasi Tutankhamun Sebagai ayah, ibu dan nenek DENGAN MENGGUNAKAN DNA.


sampel DNA dari mumi Firaun Tutankhamun di Lembah Para Raja. Tes mengungkapkan orangtuanya saudara kandung.

Ratu Tiye memegang banyak pengaruh politik di istana dan BERTINDAK Sebagai Penasihat anaknya setelah kematian suaminya. Ada spekulasi bahwa anak sulungnya Pangeran Tuthmose sebenarnya Musa yang memimpin Bani Israel ke Tanah yang Dijanjikan. rambut ditemukan di sebuah miniatur peti mati di makam Raja Tut. makam diidentifikasi cocok dengan rambut berlabel makam Tut dengan rambut terawat baik di mumi. Mesir kuno sangat prihatin dengan rambut Mempertahankan mereka untuk Meningkatkan status sosial mereka. Mereka merancang obat untuk kebotakan dan greying dan secara rutin dicuci dan wangi rambut mereka. Orang Dewasa kadang-kadang memakai hairpieces, dan memiliki gaya yang rumit.


Zahi Hawass dr Raja Tut dikeluarkan dari peti batu pada tahun 2007 untuk Mempelajari DNA. Tes mengungkapkan raja muda yang sakit-sakitan dewasa.
READ MORE >>>

Asal Usul Pasta Gigi Dinamakan ‘Odol’


Biasanya suatu produk yang sudah terkenal dari awal akan menjadi brand untuk sebutan jenis produksinya itu sendiri. Contohnya dalam hal ini adalah nama Odol atau Pasta Gigi.

Pernahkan terbersit dalam pikiran Anda mengapa pasta gigi yang kita pakai setiap hari dinamakan ’odol’? Inilah jawabannya. Dia berasal dari merk pasta gigi bernama ’Odol’ yang amat tersohor di zaman dahulu, termasuk di tanah air kita yang kala itu masih di bawah penjajahan Belanda. Pasta gigi dengan wadah berwarna biru muda mampu menggeser pemakaian tumbukan batu-bata dan bubuk buah pinang (areca nut) yang kala itu masih banyak digunakan penduduk kita untuk menggosok gigi. Namun seperti layaknya dengan istilah-istilah bahasa Belanda lainnya, masyarakat kesulitan untuk mengucapkan kata tandpasta (tand = gigi) ini. Alhasil, diambillah jalan termudah dengan menyebut nama merknya, yaitu ’odol’.

contoh iklan zaman baheula pasta gigi ’Odol’. Iklan Mooi Tanden yang bermakna ’gigi geligi yang indah’, sedangkan iklan yang lainnya bertuliskan zahnpasta yang merupakan kata bahasa Jerman dengan makna yang sama. Ya, nampaknya ’Odol’ ini diproduksi di Jerman, tetapi berbeda dengan di Indonesia yang sudah lama tidak beredar lagi, di negara asalnya hingga saat ini pasta gigi ’Odol’ ini masih tetap eksis. Bahkan pasta gigi ’Odol’ ini juga dipasarkan di kawasan negara-negara Eropa seperti Ceko, Hungaria, Belanda dan sebagainya. Pasta gigi ’Odol’ sudah berpuluh tahun yang lalu hilang dari peredaran di negeri kita, namun dia meninggalkan warisan kata yang masih digunakan hingga saat ini yaitu ’odol’.
READ MORE >>>

Tempat Mistis Dan Terangker di Pulau Jawa

Pulau Jawa adalah tempat terjadinya banyak hal-hal mistis dan penuh misteri, mulai dari cerita Ratu Pantai Selatan sampai Gunung Merapi. Berikut ini tempat-tempat yang di anggap mistis dan angker yang ada di pulau Jawa:


1. Kawasan Pantai Selatan Pulau Jawa



Konon pantai selatan pulau jawa dihuni oleh makhluk jin yang dipimpin Ratu Kidul. Kawasan pantai selatan yang dianggap angker adalah Pantai Parangkusumo (Tempat labuhan Kraton Yogyakarta, dianggap sebagai pintu gerbang gaib keraton Laut Kidul), Pantai Parangtritis, Gua Langse (pertapaan).

2. Keraton Yogyakarta



Bila berkunjung ke keraton jogja di siang hari tentu tidak terlalu terasa keangkerannya. Tapi kalau sudah menjelang sore hingga malam hari suasana berubah 180 derajat. Memang suasananya indah, lampu-lampu menambah keindahan istana ini. Sunyi senyap suasananya, hanya beberapa abdi dalem yang lewat. Dilain pihak suasana sakral sangat terasa. Yang paling kuat adalah disekitar bangsal proboyeksa di belakang bangsal kencana. Ya pasti..karena tempat tersebut merupakan tempat penyimpanan pusaka kraton. Yang menjaga tentunya bukan manusia tapi khusus prajurit dari dunia lain.
Menurut rekan penulis yang merupakan fotografer senior yang mendapat tugas untuk mengambil foto bercerita banyak. Mulai dari camera yang selalu mati ketika dibidikan disuatu obyek padahal ketika diulang diobjek lain bisa hidup. Hasil foto yang yang tidak masuk akal ketika dicetak ternyata ada sepasang mata raksasa yang sedang mengawasi.

3. Makam Raja-Raja Imogiri



Makam imogiri merupakan makam raja raja mataram sampai keturunanya kasultanan yogyakarta dan kasunanan surakarta. Untuk masuk areal makam raja harus mengenakan pakaian khusus dan menggunakan peraturan khusus. Tidak boleh sembarangan di makam ini gan….

4. Gunung Merapi



Setiap tahun Kraton Yogyakarta mengadakan labuhan untuk menghormati pengunggu gunung merapi Eyang Sapu Jagad . Bagi pendaki merapi pasti tidak asing dengan pasar bubrah. Pasar bubrah adalah pasarnya bangsa mahkluk halus. Watu gubug di gn.merbabu adalah pintu gerbang menuju kerajaan gaib. Di puncak gunung gede terdapat lapangan luas yang konon pendaki yang berkemah di sana sering mendengar derap kaki kuda atau melihat istana.

5. Alas Purwo Banyuwangi



Alas Purwo berada di pesisir selatan dekat pantai plengkung. Sejak dulu alas purwo digunakan untuk menguji ilmu bagi pertapa yang ingin berhubungan dengan dunia gaib.

6. Gunung Tidar Magelang



Gunung Tidar tidak hanya terkenal sebagai ikon atau identitas Kota Magelang. Bagi sebagian orang yang memang nglakoni lelaku spiritual , Gunung Tidar merupakan salah satu obyek yang menjadi tempat tujuan mereka untuk mendekatkan diri kepada Gusti Allah.
Dahulu, Gunung Tidar terkenal akan ke-angker-annya dan menjadi rumah bagi para Jin dan Makhluk Halus. Jalmo Moro Jalmo Mati, setiap orang yang datang ke Gunung Tidar bisa dipastikan kalau tidak mati ya modar (dan mungkin hal ini yang menjadi asal usul nama Tidar).
Berdasarkan penuturan Mbah Paiman selaku Juru Kunci Gunung Tidar, di Gunung Tidar terdapat 2 buah makam yaitu Makam Kyai Sepanjang dan Makam Sang Hyang Ismoyo (atau yang lebih dikenal sebagai Kyai Semar). Sedangkan tempat yang selama ini dikenal sebagai Makam Syekh Subakir sebenarnya hanyalah petilasan beliau.

7. Lawang Sewu



Lawang Sewu sudah terkenal dengan keangkeran nya. Orang-orang yang tinggal disekitar perumahan sana sering mengatakan bahwa mereka melihat bayangan-bayangan dan sebagainya. Lawang Sewu terletak di Semarang, Jawa Tengah dan diberi nama Lawans Sewu yang dalam bahasa Jawa berarti Seribu Pintu karena bangunan ini mempunyai pintu yang banyak sekali.

8. Kawasan Gunung Bromo



Di ranu kumbolo didekat gn semeru, para pendaki yang berkemah sering melihat hantu wanita muncul dari tengah danau. Peristiwa-peritiwa gaib sering dialami para pendaki hampir di seluruh gunung-gunung yang terkenal dengan keangkerannya. Para pendaki sering diingatkan oleh masyarakat setempat, petugas, maupun peraturan yang jelas-jelas berisi pantangan-pantangan yang berhubungan dengan makhluk halus penghuni gunung yang bersangkutan.
READ MORE >>>

Selasa, 21 Februari 2012

Arti Menstruasi Berdasarkan Tanggal Dan Hari


Menstruasi/Haid adalah sebuah kodrat dari seorang wanita. Mungkin ada yang belum mengetahui bahwa di balik terjadinya menstruasi/haid sesungguhnya mempunyai makna/arti tersendiri. Kali ini saya akan mengulas arti haid berdasarkan tanggal dan hari.

BERDASARKAN HARI

Jika haid pada hari Minggubermakna akan berjumpa dengan kenalan lama.
Jika haid datang pada hari Seninbermakna akan mendapat keuntungan dengan segera
Jika haid datang pada hari Selasabermakna akan bersuka cita dalam beberapa hari
Jika haid datang pada hari Rabubermakna akan bertengkar dengan seseorang
Jika haid datang pada hari Kamibermakna akan mendapat musibah dan berduka cita
Jika haid datang pada hari Jumatbermakna akan mendapat kesenangan
Jika haid datang pada hari Sabtubermakna akan mendapat kejadian yang mengejutkan

BERDASARKAN TANGGAL
Tanggal 1: Bermakna akan Akan memperoleh kebahagian
Tanggal 2: Bermakna akan bersedih dan merasa dikecewakan
Tanggal 3: Bermakna akan ada pertengkaran/perselisihan
Tanggal 4: Bermakna akan mendapat rezeki
Tanggal 5: Bermakna akan bersedih hati
Tanggal 6: Bermakna akan menerima kabar dari jauh
Tanggal 7: Bermakna akan mendapat hadiah
Tanggal 8: Bermakna akan mendapat undangan
Tanggal 9: Bermakna akan terhindar dari kesedihan.
Tanggal 10: Bermakna akan menerima surat dari orang yang disayang
Tanggal 11: Bermakna akan mendapat kesenangan
Tanggal 12: Bermakna akan bersedih
Tanggal 13: Bermakna akan terlepas dari beban yang mengganjal
Tanggal 14: Bermakna akan mendapat undangan
Tanggal 15: Bermakna akan mendapat kabar yang tak terduga
Tanggal 16: Bermakna akan mendapat bahaya
Tanggal 17: Bermakna akan pujian
Tanggal 18: Bermakna akan mendapat halangan/rintangan
Tanggal 19: Bermakna akan difitnah orang
Tanggal 20: Bermakna akan ada permusuhan
Tanggal 21: Bermakna akan ada kerusuhan
Tanggal 22: Bermakna akan mendapat kesenangan
Tanggal 23: Bermakna akan mendapat malu
Tanggal 24: Bermakna akan mendapat keuntungan
Tanggal 25: Bermakna akan mendapat rezeki
Tanggal 26: Bermakna akan mendapat pujian
Tanggal 27: Bermakna akan lega hati
Tanggal 28: Bermakna akan mendapat kesedihan
Tanggal 29: Bermakna akan berdarmawisata
Tanggal 30: Bermakna akan mendapat kebahagiaan
Tanggal 31: Bermakna akan mendapat kabar gembira

Itulah arti haid/menstruasi berdasarkan tanggal dan hari. Semoga menambah pengetahuan bagi Anda khususnya para wanita.
READ MORE >>>

Rabu, 15 Februari 2012

Fakta tentang Tembok Besar China


Tembok Besar China masuk dalam daftar Tujuh Keajaiban Dunia, yang menjadi karya masterpiece dunia. Sepanjang tahun, bangunan ini menjadi objek yang dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia lantaran kaya sejarah.

Berikut adalah beberapa fakta tentang Tembok Besar China, seperti diulas CNNGo.

Siapa yang membangun Tembok Besar China?

Tembok Besar China dibangun berabad-abad lalu oleh Kaisar Qin Shi Huangdi selama Dinasti Qin pada sekira 221 SM. Tembok ini dibangun sebagai barikade dari penyerang seperti suku-suku nomaden Hsiung Nu yang berasal dari China Utara. Dinding dibangun penduduk yang tinggal di sekitarnya, bersama para tahanan dan tentara.

Selama bertahun-tahun, tembok ini telah dimodifikasi dengan penambahan dibuat pada 200 tahun berikutnya, misal meriam dan menara. Bahkan, Kaisar Wudi dari Dinasti Han memberikan kontribusi terhadap pembangunan proyek raksasa ini, mencakup Dunhuang hingga ke Yanze dan dikenal sebagai Lop Nur.

Di mana letak Tembok Besar China?

Tembok berada di sepanjang Shanhaiguan bagian timur hingga ke Lop Lake bagian barat. Panjangnya mencapai sekira 8.852.8 km, dengan bentuknya yang memungkinkan wisatawan melihat pemandangan sungai dan perbukitan di sekeliling tembok. Tinggi Tembok Besar China sekira 30 kaki dan lebar 15 kaki.

Tembok Besar terbuat dari apa?

Pada awal pembangunannya, tembok dibangun dari batu dan kayu. Penggunaan batu bata adalah perkembangan kemudian. Para pembangunnya dahulu menggunakan bahan-bahan yang tersedia dengan mudah. Misalnya, karena berada di pegunungan, mereka menggunakan batu-batu gunung dan karena berada dekat dengan pepohonan lebat, mereka menggunakan kayu.

Berapa lama ini dibangun?

Tujuan dari Tembok Besar China adalah melindungi China dari penjajah. Menurut penelitian para arkeolog, pembangunan tembok dimulai sekira abad 6 SM dan 7 SM. Secara teknis, tidak diketahui siapa yang benar-benar memulai pembangunan, apalagi kaisar dari Dinasti Qin sempat membuat perubahan signifikan dan penambahan pada Tembok Besar China.

Tidak mudah membangun tembok berbahan kayu, batu, tanah, serta rumput ini. Belum lagi ketika tembok diganti dengan batu bata yang harus melalui proses pengangkutan menggunakan tenaga hewan dan tenaga kerja hingga ke puncak gunung.

Benar-benar menakjubkan bahwa penciptaan manusia menarik banyak orang dari seluruh dunia. Struktur yang mengesankan dibangun dari begitu banyak tangan dan membawa kita pada sejarah mengesankan. Ada begitu banyak yang dapat kita pelajari dari kekayaan sejarah arsitektur seperti halnya Tembok Besar China (sumber)
READ MORE >>>

Minggu, 11 Desember 2011

Asal Usul Zodiak (Zodiac) Ramalan Bintang

Zodiak (Zodiac) yang seringkali disebut sebagai Ramalan Bintang, yang sering ada di surat-surat kabar kita pasti sudah tahu, tapi benarkah Anda tahu apa itu sebenarnya zodiac? Kalau belum silahkan dilanjutkan membaca ulasan kali ini. Zodiak (zodiac) adalah istilah bahasa Yunani, aslinya adalah "Zoodiacos Cyclos", artinya Lingkaran Hewan. Lingkaran hewan disini yang dimaksud adalah sebuah sabuk khayal di langit dengan lebar 18° yang berpusat pada lingkaran ekliptika, tetapi istilah ini dapat pula merujuk pada rasi-rasi bintang yang dilewati oleh sabuk tersebut, yang sekarang berjumlah 13.

Konsep dipercaya muncul pertama kali berasal dari peradaban Lembah Sungai Eufrat, saat itu kemungkinan hanya muncul dengan enam rasi, Taurus, Cancer, Virgo, Scorpio, Capricornus, dan Pisces, yang kemudian dipecah menjadi 12 karena penampakan tahunan 12 kali Bulan purnama pada bagian-bagian berurutan dari sabuk khayal tersebut.

Diatas ada kata dicetak tebal "Lingkaran Ekliptika", dibawah ini penjelasannya:

Di bola langit terdapat garis khayal yang disebut dengan lingkaran ekliptika. Kalau diamati dari bumi, semua benda tata surya (planet, Bulan dan Matahari) beredar di langit mengelilingi lingkaran ekliptika. Keistimewaan dari kedua belas zodiak dibanding rasi bintang lainnya adalah semuanya berada di wilayah langit yang memotong lingkaran ekliptika. Jadi dapat disimpulkan zodiak adalah semua rasi bintang yang berada disepanjang lingkaran ekliptika. Rasi-rasi bintang tersebut dibawah ini:

   1. Aquarius: Pembawa Air, Matahari berada di depan rasi ini selama 21 Jan - 16 Feb (26 hari)
   2. Pisces: Ikan, Matahari berada di depan rasi ini selama 16 Feb - 11 Mar (24 hari)
   3. Aries: Domba, Matahari berada di depan rasi ini selama 11 Mar - 18 Apr (38 hari)
   4. Taurus: Kerbau, Matahari berada di depan rasi ini selama 18 Apr - 13 Mei (25 hari)
   5. Gemini: Si Kembar, Matahari berada di depan rasi ini selama 13 Mei - 22 Jun (40 hari)
   6. Cancer: Kepiting, Matahari berada di depan rasi ini selama 22 Jun - 21 Jul (29 hari)
   7. Leo: Singa, Matahari berada di depan rasi ini selama 21 Jul - 10 Ags (20 hari)
   8. Virgo: Gadis Perawan, Matahari berada di depan rasi ini selama 10 Ags - 16 Sep (37 hari)
   9. Libra: Timbangan, Matahari berada di depan rasi ini selama 16 Sep - 31 Okt (45 hari)
  10. Scorpio: Kalajengking, Matahari berada di depan rasi ini selama 31 Okt - 23 Nov (23 hari)
  11. Sagitarius: Si Pemanah, Matahari berada di depan rasi ini selama 23 Nov - 18 Des (25 hari)
  12. Capricorn: Kambing Laut, Matahari berada di depan rasi ini selama 18 Des - 21 Jan (34 hari)

Lalu apa hubungan rasi-rasi bintang diatas dengan ramalan bintang? yang jelas rasi diatas akhirnya dihubungkan dan digunakan untuk Astrologi. Astrologi adalah ilmu yang menghubungkan antara gerakan benda-benda di tata surya (planet, bulan dan matahari) dengan nasib manusia. Karena semua planet, matahari dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptik, otomatis mereka juga beredar di antara zodiak. Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda-benda tata surya di dalam zodiak. Jadi sebenarnya ramalan bintang adalah ramalan astrologi.

Tiap orang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. Misalnya, orang yang lahir awal desember akan berzodiak Sagitarius, Karena pada tanggal tersebut Matahari berada di wilayah rasi bintang Sagitarius. Kedudukan Matahari sendiri dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdapat dua macam zodiak, yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral. Sebagian besar astrologer Barat menggunakan zodiak tropikal.

Diatas itulah sekedar ulasan umum, sedangkan untuk teknik dan detilnya dari ramalan bintang mungkin perlu seorang peramal atau astrologer untuk menjelaskannya.
READ MORE >>>

Legenda Asal Usul Ramalan Shio (Versi 2)

Meneruskan dari Legenda Sejarah Ramalan Shio versi 1, kali ini adalah versi beda/versi ke 2 untuk legenda shio, maksudnya ramalan shio. Jika pada versi sebelumnya mengisahkan tentang Kaisar Langit yang mengadakan lomba dimana pemenangnya ditentukan hanya 12 ekor yang akan diabadikan sebagai nama-nama tahun Cina, maka versi kedua tentu saja ada perbedaan.

Tapi sebenarnya versi kedua ini lebih mirip dongeng pengantar tidur, untuk disebut legenda, kurang tepat karena biasanya legenda akan dekat dengan kepercayaan pada dewa disuatu daerah dimana dewa tersebut benar-benar disembah, namun entahlah, yang jelas lumayan untuk referensi.

Langsung saja yuk kita simak.

    Alkisah, pada jaman dahulu kala, hiduplah Dewa di puncak gunung yang berada di tengah pegunungan. Hari itu adalah 30 Desember, sehari sebelum tahun baru. Sang Dewa menulis surat kepada binatang-binatang seluruh negeri. Dewa yang telah selesai menulis surat-surat itu lalu meniupnya dari jendela. Surat-surat itu diterbangkan oleh angin, ke gunung, sungai, lembah, dan hutan, ke segenap penjuru.

    Keesokan harinya, tanggal 31 pagi, para binatang menerima surat itu. Isinya seperti ini: Pada pagi hari di Tahun Baru, saya akan memilih binatang yang paling cepat datang kemari, dari nomor satu sampai nomor dua belas. Lalu setiap tahun saya akan mengangkat satu-persatu sebagai jenderal berdasarkan urutan. Tertanda, Dewa.

    Para binatang menjadi bersemangat. Wah, kalau begitu, aku harus menjadi jenderal! Tetapi, ada seekor binatang yang tidak membaca surat ini, yaitu seekor kucing yang suka bersantai. Kucing mendengar tentang surat Sang Dewa ini dari tikus. Tikus yang licik berkata bahwa mereka harus berkumpul ke tempat Dewa pada tanggal 2 pagi, padahal seharusnya tanggal 1 3 pagi.

    Oh Tikus, terima kasih atas kebaikan hatimu. Semua binatang bersemangat sambil memikirkan tentang kemenangan. Baik, besok pagi-pagi ya. Aku akan tidur cepat malam ini. Semua binatang tidur cepat. Tetapi, hanya sapi yang berpikir, Jalanku lambat, jadi aku akan berangkat malam ini.Maka berangkatlah sapi sebelum matahari terbenam. Tikus yang melihatnya lantas meloncat menaiki punggung sapi. Betapa menyenangkan! Sapi yang tidak menyadarinya terus berjalan dengan lambat. Mungkin aku jadi nomor satu. Moooo!

    Keesokan harinya, para binatang berangkat sekaligus saat hari masih gelap. Anjing, monyet, harimau, ular, kelinci, ayam, domba, juga kuda, semuanya berlari menuju tempat tinggal Sang Dewa. Akhirnya matahari tahun baru mulai terbit. Yang muncul membelakangi matahari itu, pertama-tama adalah sapi.

    Oh, bukan! Itu adalah tikus! Tikus melompat turun dari punggung sapi, lantas melompat ke hadapan Sang Dewa dengan cepat. Dewa, Selamat Tahun Baru! Oh, selamat! Selamat! Sapi merasa sangat kecewa. Mengapa? Moooo! Sapi menangis. Lalu berturut-turut datanglah harimau, kelinci dan naga. Binatang-binatang lainnya tiba susul-menyusul.

    Akhirnya, tibalah waktu pengumuman urutan pemenang oleh Sang Dewa. Saudara-saudara sekalian, selamat datang. Sekarang saya akan mengumumkan hasilnya. Nomor satu tikus. Dilanjutkan dengan sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Dengan demikian, telah ditetapkan 4 pemenang nomor satu sampai nomor dua belas! 12 ekor binatang yang terpilih ini disebut 12 Shio Binatang.

    Kedua belas shio binatang itu mulai berpesta pora dengan minuman keras sambil mengelilingi Sang Dewa. Mari minum! Naga dan harimau juga bersuka ria. Kelinci dan tikus juga bekata, Mari minum! Saat itu kucing datang berlari-lari dengan wajah yang marah dan menakutkan. Tikus!!! Kenapa kamu menipuku! MEONG!!! Aku akan menangkap dan memakanmu. Sini!!!Tikus berlari terbirit-birit. Kucing berputar-putar mengejarnya.

    Pesta itu amat ramai. Sejak saat itu, mulailah era 12 shio binatang. Mulai dari tahun tikus, lalu sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Kucing yang tidak termasuk dalam 12 shio binatang karena ditipu tikus, sampai sekarang pun masih berputar-putar mengejar tikus. Ia masih marah akan tipuan tikus.

Demikianlah cerita legenda shio versi kedua, hmmm keknya hanya dongeng untuk mengantar anak-anak ke alam mimpi nih... Untuk sekelas legenda, masih lebih berbobot Sejarah ramalan Zodiak.
READ MORE >>>

Sabtu, 10 Desember 2011

Jejak Kaki Tertua di Dunia

KAKI TUA DI DUNIA BARU: 40,000-tahun telapak kaki manusia di Mexico terbuat dari debu vulkanik dapat menggoyahkan teori yang sudah lama berdiri tentang migrasi manusia ke Amerika Utara dari kepala sampai ke jari kaki. (Liverpool John Moores University - Bournemouth University).



Ilmuwan Inggris percaya bahwa di Mexico pusat ada diperkirakan tapak kaki manusia berumur 40,000 tahun. Penemuan ini dibuat untuk menantang penelitian sebelumnya yang mengatakan kedatangan manusia pertama di Amerika mendekati 13,500 tahun yang lalu.
Penemuan ini dilakukan pada tahun 2003 oleh Professor Mathew Bennet, dari universitas Bournemouth dan Dr. Silvia Gonzalez, dari universitas Liverpool John Moores. Tapak kaki ini ditemukan di daerah pertambangan kuno dekat pegunungan Cerro Toluquilla di lembah Valsequillo, terletak dekat Puebla, selatan kota Mexico.

Menurut Dr. Gonzalez, tapak kaki ini berbentuk fosil pada debu vulkanik di pesisir danau vulkanik kuno.

Dr. Gonzalez percaya bahwa perubahan cuaca dan letusan gunung Cerro Toluquilla menyebabkan tingkat ketinggian danau vulkanik menjadi lebih tinggi dan menurun, dan memperlihatkan lapisan debu vulkanik Xalnene. Dr. Gonzalez mengatakan jejak kaki ini terjadi ketika ketinggian air meningkat dan mengakibatkan ini menjadi sekaras betonan. Jejak kaki ini ditemukan pada waktu pekerja tambang memindahkan kurang lebih tiga yard endapan danau yang mengendap di atas lapisan debu vulkanik dimana jejak kaki tersebut berada.

Menggunakan teknologi laser, sekelompok tim ilmuwan menganalisa jejak kaki itu dan memperkirakan umurnya sekitas 40,000 tahun lalu. Penemuan ini mendapat tantangan dari penemuan sebelumnya tentang ide penduduk pertama Amerika.

Sebelumnya komunitas ilmuwan percaya bahwa manusia pertama tiba di Amerika Utara setelah jaman es lalu sekitar 13,500 tahun yang lalu.

Dipercaya bahwa manusia menyeberangi jembatan tanah yang dulu pernah ada dari Asia menuju yang sekarang dikenal dengan Alaska dan akhirnya menempati seluruh benua.

Teori ini didukung oleh penemuan peralatan batu bernama Clovis. Peralatan ini diperkirakan berumur 13,500 tahun yang lalu.

Profesor David Huddart, dari universitas Moores, dan kolabolator penemuan ini mengatakan: “Penemuan jejak kaki manusia berumur 40,000-tahun di Mexico berarti model kehadiran manusia ‘Clovis Pertama’ tidak lagi bisa diterima sebagai bukti pertama kehadiran manusia di Amerika”.


Dr. Gonzalez mengatakan penemuan ini mendukung teori bahwa koloni pertama mungkin datang melalui air, menggunakan rute migrasi perairan Pacific, daripada dengan jalan kaki dan berkelompok kelompok datang ke Amerika pada waktu berbeda. (sumber)
READ MORE >>>

Asal-usul Ditemukannya Kacamata

Kacamata merupakan salah satu penemuan terpenting dalam sejarah kehidupan umat manusia. Setiap peradaban mengklaim sebagai penemu kacamata. Akibatnya, asal-usul kacamata pun cenderung tak jelas dari mana dan kapan ditemukan.

Lutfallah Gari, seorang peneliti sejarah sains dan teknologi Islam dari Arab Saudi mencoba menelusuri rahasia penemuan kacamata secara mendalam. Ia mencoba membedah sejumlah sumber asli dan meneliti literatur tambahan.

Investigasi yang dilakukannya itu membuahkan sebuah titik terang. Ia menemukan fakta bahwa peradaban Muslim di era keemasan memiliki peran penting dalam menemukan alat bantu baca dan lihat itu.

Lewat tulisannya bertajuk The Invention of Spectacles between the East and the West, Lutfallah mengungkapkan, peradaban Barat kerap mengklaim sebegai penemu kacamata. Padahal, jauh sebelum masyarakat Barat mengenal kacamata, peradaban Islam telah menemukannya. Menurut dia, dunia Barat telah membuat sejarah penemuan kacamata yang kenyataannya hanyalah sebuah mitos dan kebohongan belaka.

”Mereka sengaja membuat sejarah bahwa kacamata itu muncul saat Etnosentrisme,” papar Lutfallah.

Menurut dia, sebelum peradaban manusia mengenal kacamata, para ilmuwan tdari berbagai peradaban telah menemukan lensa. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya kaca.

Lensa juga dikenal pada beberapa peradaban seperti Romawi, Yunani, Hellenistik dan Islam. Berdasarkan bukti yang ada, lensa-lensa pada saat itu tidak digunakan untuk magnification (perbesaran), tapi untuk pembakaran. Caranya dengan memusatkan cahaya matahari pada fokus lensa/titik api lensa.

Oleh karena itu, mereka menyebutnya dengan nama umum “pembakaran kaca/burning mirrors”. ”Hal ini juga tercantum dalam beberapa literatur yang dikarang sarjana Muslim pada era peradaban Islam,” tutur Lutfallah. Menurut dia, fisikawan Muslim legendaris, Ibnu al-Haitham (965 M-1039 M), dalam karyanya bertajuk Kitab al-Manazir (tentang optik) telah mempelajarai masalah perbesaran benda dan pembiasan cahaya.

Ibnu al-Haitam mempelajari pembiasan cahaya melewati sebuah permukaan tanpa warna seperti kaca, udara dan air. “Bentuk-bentuk benda yang terlihat tampak menyimpang ketika terus melihat benda tanpa warna”. Ini merupakan bentuk permukaan seharusnya benda tanpa warna,” tutur al-Haitham seperti dikutip Lutfallah.

Inilah salah satu fakta yang menunjukkan betapa ilmuwan Muslim Arab pada abadke-11 itu telah mengenali kekayaan perbesaran gambar melalui permukaan tanpa warna. Namun, al-Haitham belum mengetahui aplikasi yang penting dalam fenomena ini. Buah pikir yang dicetuskan Ibnu al-Haitham itu merupakan hal yang paling pertama dalam bidang lensa.

Paling tidak, peradaban Islam telah mengenal dan menemukan lensa lebih awal tiga ratus tahun dibandingkan Masyarakat Eropa. Menurut Lutfallah, penemuan kacamata dalam peradaban Islam terungkap dalam puisi-puisi karya Ibnu al-Hamdis (1055 M- 1133 M). Dia menulis sebuah syair yang menggambarkan tentang kacamata. Syair itu ditulis sekitar200 tahun, sebelum masyarakat Barat menemukan kacamata. Ibnu al-Hamdis menggambarkan kacamata lewat syairnya antara lain sebagai berikut:

”Benda bening menunjukkan tulisan dalam sebuah buku untuk mata, benda bening seperti air, tapi benda ini merupakan batu. Benda itu meninggalkan bekas kebasahan di pipi, basah seperti sebuah gambar sungai yang terbentuk dari keringatnya,” tutur al-Hamdis.

Al-Hamdis melanjutkan, ”Ini seperti seorang yang manusia yang pintar, yang menerjemahkan sebuah sandi-sandi kamera yang sulit diterjemahkan. Ini juga sebuah pengobatan yang baik bagi orang tua yang lemah penglihatannya, dan orang tua menulis kecil dalam mata mereka.”

Syair al-Hamids itu telah mematahkan klaim peradaban Barat sebagai penemu kacamata pertama.

Pada puisi ketiga, penyair Muslim legendaris itu mengatakan, “Benda ini tembus cahaya (kaca) untuk mata dan menunjukkan tulisan dalam buku, tapi ini batang tubuhnya terbuat dari batu (rock)”.

Selanjutnya dalam dua puisi, al-Hamids menyebutkan bahwa kacamata merupakan alat pengobatan yang terbaik bagi orang tua yang menderita cacat/memiliki penglihatan yang lemah. Dengan menggunakan kacamata, papar al-Hamdis, seseorang akan melihat garis pembesaran.

Dalam puisi keempatnya, al-Hamdis mencoba menjelaskan dan menggambarkan kacamata sebagai berikut: “Ini akan meninggalkan tanda di pipi, seperti sebuah sungai”. Menurut penelitian Lutfallah, penggunaan kacamata mulai meluas di dunia Islam pada abad ke-13 M. Fakta itu terungkap dalam lukisan, buku sejarah, kaligrafi dan syair.

Dalam salah satu syairnya, Ahmad al-Attar al-Masri telah menyebutkan kacamata. “Usia ua datang setelah muda, saya pernah mempunyai penglihatan yang kuat, dan sekarang mata saya terbuat dari kaca.” Sementara itu,sSejarawan al-Sakhawi, mengungkapkan, tentang seorang kaligrafer Sharaf Ibnu Amir al-Mardini (wafat tahun 1447 M). “Dia meninggal pada usia melewati 100 tahun; dia pernah memiliki pikiran sehat dan dia melanjutkan menulis tanpa cermin/kaca. “Sebuah cermin disini rupanya seperti lensa,” papar al-Sakhawi.

Fakta lain yang mampu membuktikan bahwa peradaban Islam telah lebih dulu menemukan kacamata adalah pencapaian dokter Muslim dalam ophtalmologi, ilmu tentang mata. Dalam karanya tentang ophtalmologi, Julius Hirschberg , menyebutkan, dokter spesialis mata Muslim tak menyebutkan kacamata. ”Namun itu tak berarti bahwa peradaban Islam tak mengenal kacamata,” tegas Lutfallah. desy susilawati

Eropa dan Penemuan Kacamata



Roger Bacon

Pada abad ke-13 M, sarjana Inggris, Roger Bacon (1214 M – 1294 M), menulis tentang kaca pembesar dan menjelaskan bagaimana membesarkan benda menggunakan sepotong kaca. “Untuk alasan ini, alat-alat ini sangat bermanfaat untuk orang-orang tua dan orang-orang yang memiliki kelamahan pada penglihatan, alat ini disediakan untuk mereka agar bisa melihat benda yang kecil, jika itu cukup diperbesar,” jelas Roger Bacon.

Beberapa sejarawan ilmu pengetahuan menyebutkan Bacon telah mengadopsi ilmu pengetahuannya dari ilmuwan Muslim, Ibnu al-Haitam. Bacon terpengaruh dengan kitab yang ditulis al-Haitham berjudul Ktab al-Manazir Kitab tentang Optik. Kitab karya al-Haitham itu ternyata telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.

Ide pembesaran dengan bentuk kaca telah dicetuskan jauh sebelumnya oleh al-Haitham. Namun, sayangnya dari beberapa bukti yang ada, penggunaan kaca pembesar untuk membaca pertama disebutkan dalam bukunya Bacon.

Julius Hirschberg
Julius Hirschberg, sejarawan ophthalmologi (ilmu pengobatan mata), menyebutkan dalam bukunya, bahwa perbesaran batu diawali dengan penemuan kaca pembesar dan barulah kacamata tahun 1300 atau abad ke-13 M. “Ibnu al-Haitham hanya melakukan penelitian mengenai pembesaran pada abad ke – 11 M,” cetusnya Hirschberg.

Kacamata pertama disebutkan dalam buku pengobatan di Eropa pada abad ke-14 M. Bernard Gordon, Profesor pengobatan di Universitas Montpellier di selatan Perancis, mengatakan di tahun 1305 M tentang tetes mata (obat mata) sebagai alternatif bagi orang-orang tua yang tidak menggunakan kacamata.


Guy de Chauliac

Tahun 1353 M, Guy de Chauliac menyebutkan jenis obat mata lain untuk menyembuhkan mata, dia mengatakan lebih baik menggunakan kacamata jika obat mata tidak berfungsi.

Selain para ilmuwan di atas, adapula tiga cerita yang berbeda disebutkan oleh sarjana Italia, Redi (wafat tahun 1697). Cerita pertama, disebutkan dalam manuskrip Redi tahun 1299 M. Disebutkan dalam pembukaan bahwa pengarang adalah orang yang sudah tua dan tidak bisa membaca tanpa kacamata, yang ditemukan pada zamannya.

Cerita kedua, juga diceritakan oleh Redi, menunjukkan bahwa kacamata disebutkan dalam sebuah pidato yang jelas tahun 1305 M, dimana pembicara mengatakan bahwa perlatan ini ditemukan tidak lebih cepat dari 20 tahun sebelum pidato tersebut diungkapkan.

Cerita ketiga, menyebutkan bahwa biarawan (the monk) Alexander dari Spina (sebelah timur Itali) belajar bagaimana menggunakan kacamata. Dia wafat tahun 1313 M.

Akhirnya tiga versi cerita berbeda tersebut menyebarluas, karena banyak buku lain yang mengadopsi cerita-cerita yang disebutkan Redi setelah dia wafat. Namun, beberapa sejarahwan ilmu pengetahuan mengatakan bahwa Redi telah membuat cerita bohong dan mereka tidak percaya.

Bahkan, dalam buku Julius Hirschberg, juga disebutkan tentang cerita Redi itu, ditulis antara tahun 1899 dan 1918 di Jerman dan banyak informasi yang sudah tua dan banyak yang diperbaharui. Buku tersebut kemudian diterjemahkan (tanpa revisi) ke dalam bahasa Inggris dan dipublikasikan tahun 1985. Hasilnya, cerita Redi menyebar di Inggris, artikel penelitian itu ditolak kebenaran ceritanya dan ini ditolak Julius Hirschberg.

Beberapa cerita bohong lain juga ditulis oleh seorang jurnalis di pertengahan abad ke 19 M. Dia mengklaim Roger Bacon merupakan penemu kacamata seperti. Bahkan ia juga menyebutkan bahwa biarawan (the Monk) Alexander juga telah diajarkan Roger Bacon bagaimana menggunakan kacamata. Kabar ini tentu saja dengan cepat menyebar.

Kebohongan lain juga terlihat pada sebuah nisan. Seorang pengarang menunjukkan bahwa sebuah nisan di kuburan Nasrani yang berada di gereja, tertulis sebuah kalimat, “disini beristirahat Florence, penemu kacamata, Tuhan mengampuni dosanya, tahun 1317″. Masih banyak cerita atau mitos lainnya tentang penemu dan pembuatan kacamata di Eropa. Semua mengklaim sebagai penemu pertama alat bantu baca dan melihat itu. (sumber)
READ MORE >>>

ILMUWAN UNGKAP MISTERI RAHASIA BATU MALIN KUNDANG

Para ilmuwan di Univeritas Oxford baru-baru ini telah memecahkan misteri batu Malinkundang di tanah Minang. Sekian lama batu yg menyerupai sosok tokoh Malin Kundang tersebut, dalam cerita rakyat Minang, diyakini hanya merupakan cerita legenda belaka.

Namun para ahli sekarang telah mengetahui bahwa batu tsb diawetkan dengan formula canggih khas resep Indonesia yang kehebatannya melebihi ramuan para Mummi dari Mesir. Formula rahasia Malinkundang terkuak setelah ditemukan sisa-sia cairan yang terdapat pada botol, terkubur secara aman, tak jauh dari batu Malinkundang.
Pada label botol tersebut tertulis dengan jelas “FOR: Malin” yang artinya “untuk Malin”. Penduduk sekitarnya dan rakyat Indonesia pada umumnya biasa menyebut “formalin” yaitu sebuah resep rahasia nenek moyang yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, namun karena kenaikan harga BBM dan krisis yang berkepanjangan, formalin saat ini lazim dipakai untuk mengawetkan tahu, ikan asin, bakso, mie basah dan tentu saja… Mayat, seperti dapat terlihat pada batu Malin Kundang yang masih tetap awet sampai sekarang di tanah Minang.


(sumber)

READ MORE >>>

FOTO BANGUNAN RUMAH NABI MUHAMMAD SAW

Sosok manusia paling mulia dan paling berpengaruh sepanjang zaman tampil hidup di tengah-tengah masyarakat negeri Arab saat itu dengan penuh kesederhanaan. Sosok yang berakhlak mulia dan tidak pernah letih membimbing umatnya ini hidup bersama istri tercintanya Khadijah r.a di rumah yang sederhana. Berikut foto-foto yang bisa kami tampilkan.

Ini adalah foto Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah r.ha, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun

Di atas ini gambar sisa runtuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah r.ha yang dilihat lebih dekat.

Gambar di atas ini adalah runtuhan pintu masuk ke kamar Rasul Saw di rumah Sayyidah Khadijah r.ha 

Di atas ini adalah Gambar runtuhan tempat Sayyidah Fatimah r.ha, puteri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.

Gambar di atas adalah sisa runtuhan kamar Rasul Saw dan Sayyidah Khadijah r.ha 


Di atas ini adalah gambar runtuhan mihrab tempat Rasulullah saw bershalat.

Gambar di atas ini adalah makam Sayyidah Khadijah r.ha (yang besar) dan puteranya, Qasim (yang kecil) di sudut 
Catatan :
Sebagian besar foto-foto tersebut saya peroleh dari kitab : Ummul Mu’minin, Khadijah binti Khuwaylid, Sayyidah Fie Qalby al-Mushtafakarya DR. Muhammad Abduh Yamani yang telah diterjemahkan oleh penerbit Pustaka IIMaN dengan judul : Khadijah Drama Cinta Abadi sang Nabi. Penulis adalah mantan Menteri Penerangan Kerajaan Arab Saudi.

READ MORE >>>